Sevilla, Perpaduan Islam dan Kristen

03 Mei 2011



KOMPAS.com — Setelah Madrid, Barcelona, dan Valencia, Sevilla merupakan kota terbesar keempat di Spanyol. Terletak di antara pegunungan Sierra Morena dan sungai besar Betis atau Guadalquivir (diambil dari bahasa Arab, Guad el Kevir) menjadikan Sevilla sebagai kota yang sangat strategis di Spanyol.

Ciri-ciri yang sangat mudah ditemukan di kota ini adalah keindahan alam, atraksi, makanan, pohon berbunga aneka warna, rumah-rumah berwarna putih kuning, patio, dan monumem-monumen bersejarahnya.

Kota ini dibangun dengan arsitektur romawi oleh bangsa Romawi yang menaklukkan Sevilla di tahun 500 dan arsitektur Arab yang merebut kota ini dari Romawi pada tahun 712. Bangsa Arab memerintah Sevilla dari tahun 712 hingga 1248 atau lebih dari 5 abad.

Tidak mengherankan kota ini merupakan satu dari kota terindah di dunia karena perpaduan tersebut. Seniman-seniman terkenal dunia pun banyak yang berasal dari kota ini, seperti Velazquez, Murillo, Juan de Mesa, Zurbaran, Becquer, Merimee, dan Rossini.

Bangunan-bangunan yang indah menghiasi kota ini dimulai, dari Katedral Giralda yang dibangun pada tahun 1184 pada masa pendudukan Romawi, kemudian sempat dijadikan masjid pada saat pendudukan bangsa Arab, dan akhirnya pada tahun 1558, arsitek terkenal Hernan Ruiz melengkapinya dengan 25 menara bel dan patung yang dinamakan Giraldillo sehingga akhirnya gereja ini dinamakan Giralda.

Gereja ini merupakan gereja terbesar dan terindah ke-3 di dunia setelah St Peter di Roma dan St Paul di London. Namun, Giralda adalah gereja Katolik pertama di dunia karena St Peter merupakan basilika dan St Paul adalah gereja anglikan.

Giralda memang sangat indah karena dibangun dengan gaya arsitektur Arab dan Eropa, mulai gaya Baroque, Renaissance, Gothic, dan Classic mengingat masa pembangunannya yang lebih dari empat abad tersebut. Terdapat dua altar dari kayu berlapis emas dan lainnya berlapis perak hasil dari perjalanan Columbus di benua Amerika.

Apakah karena ini ya Amerika kehabisan emas sampai mengambil gantinya dari Papua melalui perusahaannya, Freeport?

Bicara Columbus, ia merupakan figur yang sangat penting bagi Spanyol dan khususnya Sevilla. Peti matinya pun bisa dilihat di Katedral Giralda yang dipanggul oleh empat orang yang menggambarkan empat suku besar di Spanyol, yaitu Castillian, Cataluna, Aragon, dan Navarro.

Cerita lucu terjadi pada bangsa Spanyol saat Columbus menemukan benua Amerika. Dia berpikir bahwa benua itu adalah benua Asia sehingga menamakannya La India. Baru pada saat dia meninggal, ahli geografi Spanyol menyadari bahwa benua itu adalah benua lain yang kemudian diberi nama Amerika.

Karena jasanya, tulang-tulang mayat Columbus dibagi-bagi ke negara-negara Dominica, Kuba, dan Spanyol. Namun pada saat Dominica dan Kuba memerdekakan diri, tulang-tulang tersebut dibawa untuk digabung di Sevilla.

Bangunan monumental berikutnya adalah arena adu banteng yang merupakan arena kedua yang dibangun di Spanyol setelah Malaga.

Ada pula istana Alcazar yang merupakan istana raja Arab yang memerintah Sevilla dari abad ke-13 hingga abad ke-16. Dapat dilihat di sini, indahnya seni pahat kayu oleh seniman-seniman yang didatangkan dari Syria, sampai kaligrafi di atas batu marmer dan granit yang sangat spektakuler.

Banyaknya patio di tengah bangunan yang dipadukan dengan air mancur melengkapi keindahan istana tersebut. Bangunan ini dapat dikatakan merupakan Al Hambra versi kecil di Granada.

Sevilla juga dikenal sebagai kota expo dunia dan itu dapat terlihat dari bangunan indah Plaza Espana yang merupakan anjungan Spanyol pada saat expo. Di sana, kita juga dapat melihat anjungan-anjungan indah lainnya dari negara Brasil, Dominika, dan Argentina.

Hal lain yang menjadi ciri khas kota ini adalah taman-taman indah dengan hardscape yang fenomenal, seperti Maria Luisa Park dan Murillo Garden.

Cari makanan enak tapi tidak mengenyangkan? Cari saja tapas dan churros. Hmm... panganan ini enak jika dipadukan dengan secangkir kopi panas atau minuman sangria. Coba deh!

*) Tanto Kurniawan adalah CEO Paramount, menulis langsung dari Sevilla, Spanyol, khusus untuk Kompas.com

 







Copyright 2013 KSO Paramount Land All right Reserved
+ sitemap