Jalan Tembus BSD-Paramount Serpong Dibuka 15 September

06 Juli 2011


SERPONG, KOMPAS.com - Jalan tembus BSD ke Paramount Serpong akan dibuka pada 15 September 2011. Dibukanya jalan tembus antardua kawasan di Serpong, Tangerang Selatan ini, akan memudahkan warga BSD dan sekitarnya makin mudah menikmati fasilitas di Gading Serpong seperti Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Hotel Aston Paramount Serpong, sampai Summarecon Mal Serpong.

Sebaliknya warga Paramount dan Summarecon Serpong makin mudah menuju JORR BSD-Pondok Indah-Cikunir-Bandung ataupun ke Cikampek. Warga Gading Serpong juga lebih mudah menikmati fasilitas di BSD mulai dari Ocean Park Water Adeventure, Hotel Santika, sampai berbagai fasilitas lainnya.

Kebutuhan jalan baru antarwilayah pengembang makin dibutuhkan mengingat Jalan Raya Serpong makin padat. Apalagi saat ini banyak truk besar "dibuang" DKI Jakarta sehingga lalu lintas jalan itu makin semrawut. Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berjanji akan membangun jalan baru dari Alam Sutera ke BSD melalui Jelupang. "Saat ini memang masih jalan desa, tapi akan kami perlebar menjadi jalan baru," kata Airin.

Soal jalan tembus baru BSD-Gading Serpong, CEO Paramount Serpong Tanto Kurniawan mengatakan, rencana menyatukan kawasan Paramount Serpong dengan BSD menciptakan magnet baru pagi peminat rumah di kawasan Serpong.

"Dipastikan pada bulan September 2011, jalan tembus Paramount-BSD selesai dan dapat dilalui masyarakat umum," kata CEO Paramount Serpong, Tanto Kurniawan.

Jalan tembus sepanjang 4 Km ini dikerjakan sejak bulan Maret 2011 dan menghubungkan Il Lago di sisi Paramount dan Foresta di sisi BSD. Warga Paramount Serpong yang akan ke Pondok Indah, Bogor dan Bandung akan semakin cepat mencapai tujuan melalui jalan tembus ini karena dapat mengakses jalan tol BSD-Pondok Indah- Jagorawi dan Cikampek- Padalarang.

Dampak pembangunan jalan tembus ini serta merta mendongkrak volume penjualan dua pengembang tersebut. Volume penjualan semester 1, selama 6 bulan, dari Paramount menembus angka fantastis, Rp.1,4 Triliun, sama dengan target penjualan setahun.

"Kami mengucap syukur kepada Tuhan atas kepercayaan para stakeholders hingga kami berhasil mencapai target setahun hanya dalam waktu 6 bulan saja. Selama 6 bulan ini kami berhasil menjual 720 unit rumah, 338 unit ruko, 235 unit apartemen dan 17 unit kaveling. Unit yang terjual satu semester ini jauh melampaui unit terjual sepanjang tahun 2010 yang mencapai total 1.066 unit".

Bagaimana dengan sisa waktu 6 bulan ke depan? Tanto tersenyum dan mengatakan, "Tentu kami akan tetap menjaga pasokan rumah dan ruko baru agar tidak mengecewakan pelanggan kami" kedepan, Paramount segera membangun Rumah Sakit Bethsaida dengan total biaya sebesar Rp.300 miliar, Fave Hotel di Il Lago dengan biaya sebesar Rp 50 miliar, Paramount Residences dengan biaya sebesar Rp.75 miliar, Paramount Skyline dengan biaya Rp. 60 miliar serta Paramount Plaza dengan biaya sebesar Rp. 40 miliar atau total capex sebesar Rp.525 miliar." (KSP)

 

Link: kompas.com

 







Copyright 2013 KSO Paramount Land All right Reserved
+ sitemap